Rabu, 30 November 2011

KISAHKU MENYAMBUT DATANGNYA KEMATIAN

KISAHKU MENYAMBUT DATANGNYA KEMATIAN



Kubakukan sebuah kisah menggapai rasa untuk sebuah asa
Dan aku tak mampu berkata apapun tentang diriku
Masa lalu biarlah kupendam agar mampu ku mengulas masa depan bahagia
Kini jiwa ini melambai bersamamu

Bak gayung bersambut...
Kisah romantis dimulai
Sungguh ku ingin berjumpa denganmu
Walau terkadang keraguan menyisir hati

Tak sedikit timbul intrik ditengah kisah
Tapi itulah indahnya kisah cinta
Berharap manis dipenghujung cerita
Kala hujan mengguyur daratan bumi menyertai dingin membawa aroma

Kekasih… suatu ketika aku akan mati
Menyandang bulu dan sayap laksana malaikat
Saat itu ku akhiri kisah ini
Sisa nafasku pun berhenti dibatas masa…

Kasih... jika saatnya  kupergi…
Aku tak ingin ada airmata duka
Balutlah jasad ini dengan senyum ketulusan
Karena aku tiada akan pernah kembali lagi kepada kefanaan dunia

Dalam dekapan hangat bumi diantara setumpuk timbangan perbuatanku
Do’amu kuharap dapat meringankan bebanku
Biarlah pusara jadi saksi ketika merengguk manisnya dosa duniawi
Saat itu ku menantimu ditelaga cinta abadi

Minggu, 13 November 2011

Kayu Lapuk

Sebatang kayu lapuk tak akan mampu
bahkan tiada pernah pantas menopang istana
Keanggunannya yang tetap merekah penuh aroma harum
membawa batang-batang kayu tuk datang dengan asa

Mereka rela hati menopang
bahkan sekaligus tempat berpijak
sungguh... sendiri ataupun bergerombol
semua mata tertuju pada indahnya istana

tapi... mungkinkah si lapuk tetap bertahan kokoh
ditengah derasnya arus bebatuan menentang kalbu
yang setiap saat dapat merusak infrastruktur kayu
karena saat itu ia bisa terluka dan hanyut

Allahu Robbi... Tuhanku...
hanya pertolongan dan ridloMu sajalah yang dapat merubah takdirku
hamba yakin semua telah Engkau persiapkan
dan Engkau berikan pada saat yang tepat